Coba tanya diri sendiri, kalau dengar nama starbucks, yang terlintas apakah hanya logo hijaunya? atau juga harga dan gengsi yang didapatkan kalau nongkrong disana?

Nah, itulah kerja branding, walau seringkali dipahami sebatas aset visual perusahaan seperti logo atau warna, ternyata jauh lebih deep dibandingkan kedua elemen itu.

Pengertian Dasar Branding

Definisi Umum Branding
Branding adalah proses membangun dan mengelola identitas brand agar mudah dikenal, diingat, dan dipercaya oleh target audiensnya. Nama, logo, warna, tone komunikasi, hingga pengalaman yang dirasakan konsumen adalah output dari branding.

Brand vs Branding
Dua kata ini sering ketuker, padahal ada bedanya:

  • Brand: Persepsi atau citra yang sudah terbentuk di benak konsumen tentang sebuah produk, layanan, atau perusahaan.
  • Branding: Proses dalam membentuk persepsi target audience terhadap suatu brand

Singkatnya: brand adalah hasilnya, sementara branding adalah prosesnya.

Elemen-Elemen Branding yang Wajib Ada

Brand Identity
Brand identity bisa dikatakan sebagai wajah brand yang terdiri dari kumpulan elemen dan membuat brand terlihat berbeda sehingga mudah dikenali. Elemen terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Visual: Logo, palet warna, tipografi, dan gaya fotografi.
  • Verbal: Tagline, tone of voice, dan gaya bahasa dalam komunikasi.

Brand Guidelines
Brand guidelines bisa dibayangkan sebagai aturan main berupa dokumen panduan resmi yang menjadi pondasi dalam mengatur seluruh elemen identitas brand yang harus digunakan, biasanya terdiri dari ukuran logo, kombinasi colour palette. Brand guidelines menjadi dokumen yang penting agar branding tetap konsisten meski dikerjakan oleh banyak orang berbeda.

Brand Positioning
Brand positioning adalah cara sebuah brand mencuri tempat khusus di benak konsumen supaya berbeda dengan kompetitor yang menawarkan hal serupa

Brand Image dan Brand Equity

  • Brand image: Persepsi yang terbentuk di benak konsumen, bisa sesuai atau berbeda dari positioning yang dirancang perusahaan
  • Brand equity: Nilai lebih yang dimiliki brand berkat citranya, brand equity inilah yang bikin orang rela bayar lebih mahal untuk brand tertentu.

Jenis-Jenis Branding

Company Branding
Company branding adalah strategi branding yang fokus ke citra perusahaan secara keseluruhan. Mencakup nilai perusahaan, budaya kerja perusahaan, Corporate Social Responsbility, hingga cara perusahaan berkomunikasi dengan publik dan media.

Product Branding
Porduct branding adalah strategi yang berfokus pada satu produk spesifik agar memiliki identitas dan posisi tersendiri di benak audiens

Employer Branding
Employer branding adalah upaya membangun citra perusahaan sebagai tempat kerja yang menarik di mata calon maupun karyawan yang sudah ada

Digital Branding
Digital branding adalah penerapan strategi branding secara khusus di kanal-kanal digital seperti website, media sosial, konten, hingga iklan digital.

Personal Branding
Proses branding adalah proses membangun citra individu yang biasanya dilakukan untuk tokoh publik, profesional, atau content creator.

Nah itulah pembahasan lengkap soal branding. Mulai dari pengertian dasarnya, elemen-elemen yang membentuknya, sampai jenis-jenisnya. Jadi, branding adalah proses kerja jangka panjang yang butuh konsistensi dan kesabaran. Dari semua pembahasan tentang branding, brand kamu sendiri ada di tahap mana?

//
R u ready to Mark-your-thing? Just chat us!
๐Ÿ‘‹ Hi, how can I help?