Humas sering terlihat ketika sebuah organisasi sedang mengadakan acara, mengirim undangan media, atau menerbitkan siaran pers. Padahal pekerjaan humas jauh lebih luas daripada aktivitas tersebut.
Di perusahaan, humas dapat terlibat dalam pengelolaan reputasi, komunikasi dengan media, penanganan isu, hingga komunikasi dengan stakeholder. Di kampus dan kepanitiaan, humas menjadi penghubung antara organisasi dengan pihak luar. Pada instansi pemerintah, fungsi humas juga berkaitan dengan komunikasi publik dan pelayanan informasi.
Tugas humas adalah mengelola komunikasi dan hubungan antara organisasi dengan publik internal maupun eksternal agar informasi tersampaikan dengan tepat, hubungan tetap terjaga, serta reputasi organisasi dapat dikelola secara berkelanjutan.
Karena konteks setiap organisasi berbeda, pekerjaan humas juga tidak selalu sama. Namun, ada sejumlah fungsi inti yang hampir selalu muncul dalam praktik.
Apa Itu Humas
Humas merupakan kependekan dari hubungan masyarakat. Istilah yang umum digunakan secara internasional adalah public relations atau PR.
Humas tidak hanya bertugas membuat organisasi terlihat positif. Fungsi yang lebih penting adalah membangun hubungan yang sehat antara organisasi dengan publik yang memengaruhi atau dipengaruhi oleh keberadaan organisasi tersebut.
Pengertian humas dan public relations
International Public Relations Association mendefinisikan public relations sebagai praktik manajemen pengambilan keputusan yang bertugas membangun hubungan dan kepentingan antara organisasi dengan publik melalui penyampaian informasi menggunakan metode komunikasi yang dapat dipercaya dan etis.
Definisi tersebut menunjukkan bahwa humas memiliki unsur manajemen, bukan hanya publikasi.
Praktisi humas perlu memahami organisasi, publik, kepentingan masing masing pihak, risiko komunikasi, serta dampak dari informasi yang disampaikan.
Humas juga tidak identik dengan press relations. IPRA menegaskan bahwa praktik public relations modern sudah jauh lebih luas dibandingkan sekadar berhubungan dengan pers.
Peran humas dalam organisasi modern
Organisasi sekarang berhadapan dengan lebih banyak stakeholder dan lebih banyak kanal komunikasi.
Karyawan dapat berbicara tentang perusahaan di media sosial.
Pelanggan dapat mengunggah pengalaman buruk dalam hitungan menit.
Media dapat menghubungi perusahaan ketika isu baru berkembang.
Komunitas lokal dapat mempertanyakan dampak operasional.
Pemerintah dan regulator juga membutuhkan informasi yang akurat.
Karena itu, humas berperan sebagai penghubung antara organisasi dan berbagai publik tersebut.
Konsep komunikasi dua arah juga sudah lama menjadi bagian dari teori public relations. Grunig dan Hunt membedakan beberapa model PR, termasuk model two way symmetrical yang menekankan dialog dan pemahaman bersama antara organisasi dengan publiknya.
Artinya, humas yang baik bukan hanya pandai berbicara.
Ia juga harus pandai mendengarkan.
Tugas Humas secara Umum
Berikut 12 tugas pokok humas yang paling sering ditemui dalam perusahaan, lembaga publik, organisasi, maupun kepanitiaan.
1 Mengelola komunikasi organisasi
Humas membantu memastikan organisasi memiliki cara komunikasi yang terstruktur.
Tugasnya dapat dimulai dari menyusun pesan utama, menentukan audiens, memilih kanal, sampai memastikan informasi yang disampaikan tidak saling bertentangan.
Komunikasinya dapat mengarah kepada publik eksternal maupun stakeholder internal.
2 Memetakan stakeholder
Tidak semua publik membutuhkan pesan yang sama.
Humas perlu mengetahui siapa yang berpengaruh terhadap organisasi dan siapa yang terdampak oleh kegiatan organisasi.
Stakeholder dapat meliputi
- Karyawan
- Pelanggan
- Media
- Pemerintah
- Investor
- Partner
- Komunitas
- Masyarakat sekitar
Pemetaan membantu tim menentukan prioritas komunikasi dan pendekatan yang sesuai.
3 Membangun hubungan dengan media
Media relations merupakan salah satu tugas humas yang paling dikenal.
Humas membangun dan merawat hubungan profesional dengan jurnalis serta redaksi yang relevan.
Aktivitasnya dapat berupa media briefing, interview arrangement, press conference, media gathering, atau sekadar memberikan informasi ketika jurnalis membutuhkan konfirmasi.
Hubungan sebaiknya dibangun sebelum organisasi membutuhkan pemberitaan.
Mencari kontak jurnalis pertama kali ketika krisis sudah terjadi akan membuat pekerjaan jauh lebih sulit.
4 Menulis dan menyebarkan press release
Press release digunakan untuk menyampaikan informasi yang memiliki nilai berita.
Contohnya peluncuran produk, kerja sama strategis, pergantian pimpinan, investasi, hasil penelitian, atau program sosial.
Tugas humas bukan hanya menulis release.
Tim juga harus memastikan fakta benar, kutipan sudah mendapat persetujuan, angle cukup relevan, serta media yang menerima release sesuai dengan topiknya.
Press release yang terlalu promosi justru lebih mudah diabaikan redaksi.
5 Mengelola reputasi organisasi
Reputasi terbentuk dari pengalaman dan persepsi stakeholder terhadap organisasi.
Humas membantu memonitor persepsi tersebut dan melihat apakah terdapat kesenjangan antara bagaimana organisasi ingin dikenal dengan bagaimana publik benar benar melihatnya.
Pekerjaan ini dapat melibatkan riset stakeholder, media monitoring, sentiment analysis, komunikasi manajemen, dan evaluasi isu.
Pada perusahaan, cakupan ini lebih luas dibahas dalam praktik humas perusahaan yang efektif, terutama terkait reputasi, media, stakeholder, dan kesiapan menghadapi isu.
6 Menangani isu dan komunikasi krisis
Ketika masalah berkembang menjadi perhatian publik, humas berperan dalam sistem respons organisasi.
Tim perlu mengumpulkan fakta.
Menentukan stakeholder yang terdampak.
Menyiapkan key message.
Mengoordinasikan spokesperson.
Memantau pemberitaan.
Menentukan kapan organisasi harus merespons.
Komunikasi krisis bukan sekadar membuat permintaan maaf.
Respons yang baik membutuhkan koordinasi antara komunikasi dan tindakan organisasi.
7 Melakukan media monitoring
Humas perlu mengetahui bagaimana organisasi dibicarakan.
Media monitoring dapat mencakup media online, cetak, televisi, radio, social media, serta kanal digital lain.
Tim biasanya memantau
- Nama organisasi
- Pimpinan
- Produk atau program
- Kompetitor
- Isu industri
- Sentimen
- Perubahan volume percakapan
Monitoring dapat berfungsi sebagai early warning ketika muncul isu yang berpotensi membesar.
8 Mengelola event dan kegiatan publik
Humas sering terlibat dalam acara karena event menjadi titik pertemuan organisasi dengan stakeholder.
Contohnya press conference, seminar, stakeholder gathering, product launch, kunjungan media, community event, atau acara organisasi kampus.
Peran humas dapat mencakup undangan, media handling, liaison officer, rundown komunikasi, briefing narasumber, dokumentasi, hingga publikasi setelah acara selesai.
9 Mengelola komunikasi internal
Karyawan merupakan salah satu stakeholder utama organisasi.
Humas atau corporate communications dapat terlibat dalam town hall, newsletter internal, komunikasi pimpinan, employee campaign, atau penyampaian informasi ketika perusahaan mengalami perubahan.
Komunikasi internal menjadi penting karena pesan perusahaan kepada publik akan sulit konsisten jika orang di dalam organisasi sendiri memiliki pemahaman yang berbeda.
10 Mengelola komunikasi digital
Website dan social media membuat humas dapat berbicara langsung kepada publik tanpa selalu melalui media.
Tim humas dapat bekerja bersama tim digital untuk mengelola informasi pada website, akun corporate social media, video, artikel, atau konten lain.
Tujuannya bukan sekadar mengejar engagement.
Kanal digital juga berfungsi sebagai sumber informasi resmi ketika stakeholder mencari posisi atau penjelasan perusahaan.
11 Menjaga hubungan dengan publik dan komunitas
Sebagian pekerjaan humas terjadi jauh dari media.
Perusahaan yang beroperasi di suatu wilayah dapat membutuhkan komunikasi dengan warga sekitar.
Kampus berhubungan dengan mahasiswa, sekolah, alumni, dan masyarakat.
Instansi pemerintah memiliki berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan pelayanan informasi.
Humas membantu menjaga jalur komunikasi tersebut agar organisasi tidak hanya muncul ketika membutuhkan dukungan.
12 Mengevaluasi hasil komunikasi
Pekerjaan humas belum selesai setelah acara selesai atau berita terbit.
Tim perlu mengevaluasi hasilnya.
Indikator dapat berupa media coverage, sentiment, message penetration, share of voice, feedback stakeholder, awareness, partisipasi, atau perubahan persepsi.
Metrik harus mengikuti tujuan.
Jika tujuan awalnya membangun pemahaman, jumlah publikasi saja tidak cukup untuk membuktikan keberhasilan.
Tugas Humas dalam Perusahaan
Humas perusahaan biasanya bekerja pada lingkungan stakeholder yang lebih kompleks.
Ada karyawan, pelanggan, media, manajemen, investor, pemerintah, komunitas, hingga business partner.
Mendukung target bisnis melalui komunikasi
Humas tidak bekerja sebagai sales.
Namun, reputasi dan kepercayaan yang dikelola humas dapat memengaruhi lingkungan tempat bisnis berjalan.
Misalnya perusahaan ingin memasuki pasar baru.
Humas dapat membantu mengenalkan organisasi kepada stakeholder.
Perusahaan ingin meluncurkan fasilitas produksi.
Humas dapat menjelaskan dampak dan manfaatnya.
Manajemen ingin membangun reputasi sebagai thought leader.
Humas dapat mengelola executive communication dan media engagement.
Karena itu, humas idealnya memahami business objective, bukan hanya agenda publikasi.
Menjadi jembatan manajemen dan stakeholder
Informasi tidak hanya bergerak keluar.
Humas juga membawa informasi dari luar kembali kepada manajemen.
Misalnya media monitoring menemukan peningkatan keluhan pada isu tertentu.
Tim humas perlu menjelaskan apa yang terjadi dan apa implikasinya.
Peran ini membuat PR memiliki fungsi advisory.
Portfolio Strategic Communications Retainer Markathing untuk PT IAS Support Indonesia, misalnya, mencakup communication strategy, key messaging, executive communication materials, serta rekomendasi untuk memperkuat komunikasi dengan stakeholder internal dan eksternal.
Tugas Humas dalam Organisasi Kampus dan Kepanitiaan
Skalanya lebih kecil, tetapi prinsip pekerjaannya tidak jauh berbeda.
Humas tetap menjadi penghubung antara organisasi dengan publik yang ingin dijangkau.
Tugas sie humas dalam acara
Dalam kepanitiaan, humas biasanya bertugas
- Menghubungi pihak eksternal
- Menyebarkan undangan
- Menjalin komunikasi dengan media partner
- Menjawab pertanyaan peserta
- Mengelola publikasi informasi
- Menjadi penghubung dengan narasumber atau stakeholder
- Membantu dokumentasi hubungan eksternal
Humas sebaiknya sudah bekerja sejak tahap persiapan.
Jika baru aktif menjelang hari acara, banyak potensi partnership dan publikasi akan terlewat.
Tugas humas dalam KKN dan organisasi mahasiswa
Dalam KKN, humas dapat berperan menghubungkan kelompok mahasiswa dengan aparat desa, warga, komunitas, sekolah, atau pihak lain.
Tugasnya dapat mencakup koordinasi agenda, menyampaikan informasi kegiatan, mengelola hubungan dengan masyarakat, serta membantu menangani kesalahpahaman.
Pada organisasi mahasiswa, cakupannya dapat berkembang ke media partner, kerja sama eksternal, alumni, sponsor, dan publikasi.
Prinsipnya tetap sama.
Humas membangun hubungan, bukan sekadar menyebarkan poster.
Tugas Humas di Instansi Pemerintah
Humas pemerintah memiliki karakter yang berbeda karena komunikasi dilakukan dalam konteks pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan.
Menyampaikan informasi publik yang akurat
Humas pemerintah membantu menerjemahkan kebijakan, program, pelayanan, dan keputusan pemerintah menjadi informasi yang dapat dipahami masyarakat.
Akurasi menjadi krusial.
Informasi yang salah atau berbeda antarinstansi dapat menciptakan kebingungan publik.
Di Indonesia, Jabatan Fungsional Pranata Hubungan Masyarakat saat ini diatur antara lain melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2025. Regulasi tersebut mengatur kedudukan, tanggung jawab, jenjang, tugas jabatan, ruang lingkup, hingga hasil kerja Pranata Humas.
Menangani isu dan koordinasi stakeholder
Isu pemerintah sering melibatkan banyak institusi.
Karena itu, humas perlu mampu melakukan koordinasi horizontal maupun vertikal.
Contohnya terlihat pada proyek penyusunan kerangka komunikasi krisis nasional bersama Kementerian Komunikasi dan Digital yang melibatkan alignment lebih dari 60 kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah dari Aceh hingga Papua Pegunungan.
Kasus tersebut menunjukkan bahwa humas pemerintah membutuhkan framework yang jelas agar banyak institusi tetap bekerja dengan arah komunikasi yang selaras.
Perbedaan Tugas Humas Berdasarkan Level Jabatan
Tugas staf, koordinator, dan kepala divisi seharusnya tidak identik.
| Level | Fokus utama | Contoh pekerjaan |
| Staf Humas | Eksekusi | Draft release, monitoring, media list, event |
| Koordinator | Koordinasi | Review konten, timeline, media handling, supervisi |
| Kepala Divisi | Strategi | Reputasi, stakeholder, crisis decision, advisory manajemen |
Staf lebih banyak menangani pekerjaan operasional.
Koordinator memastikan aktivitas berjalan sesuai rencana.
Kepala divisi seharusnya lebih banyak bekerja pada strategi, pengambilan keputusan, alignment dengan manajemen, dan pengelolaan risiko reputasi.
Semakin tinggi levelnya, semakin penting kemampuan membaca konteks bisnis dan stakeholder.
Keterampilan yang Harus Dimiliki Seorang Humas
Profesi humas membutuhkan kombinasi kemampuan teknis dan kemampuan interpersonal.
Hard skills humas
Kemampuan teknis yang paling relevan antara lain
- Menulis
- Media relations
- Media monitoring
- Riset
- Public speaking
- Interview preparation
- Crisis communication
- Content planning
- Reporting dan evaluation
Kemampuan menulis tetap menjadi fondasi karena banyak pekerjaan humas berhubungan dengan penyederhanaan informasi kompleks.
Soft skills humas
Humas juga membutuhkan
- Networking
- Mendengarkan
- Negosiasi
- Problem solving
- Empati
- Ketelitian
- Kemampuan bekerja di bawah tekanan
Humas sering bekerja ketika situasi belum sepenuhnya jelas.
Kemampuan menjaga ketenangan sambil mengumpulkan fakta menjadi sangat penting pada situasi krisis.
Kesalahan Umum dalam Menjalankan Tugas Humas
Hanya menjadi penyebar undangan
Humas sering direduksi menjadi bagian yang menghubungi media, membuat surat, dan menyebarkan undangan.
Pekerjaan tersebut memang dapat menjadi bagian dari humas.
Namun, fungsi strategisnya jauh lebih besar.
Humas perlu memahami stakeholder, reputasi, pesan, isu, dan business objective.
Tidak memiliki media list yang terstruktur
Media list bukan sekadar spreadsheet berisi ratusan nomor telepon.
Database yang berguna perlu mencatat beat jurnalis, media, topik, histori komunikasi, serta relevansinya.
Jurnalis teknologi belum tentu relevan untuk release mengenai FMCG.
Relevansi lebih penting daripada jumlah kontak.
Berkomunikasi hanya satu arah
Humas yang hanya berbicara berisiko kehilangan informasi dari publik.
Model komunikasi dua arah menempatkan feedback sebagai bagian penting hubungan organisasi dengan stakeholder.
Dengarkan pertanyaan media.
Pantau keluhan masyarakat.
Baca perubahan sentimen.
Bawa insight tersebut kembali kepada manajemen.
Baru aktif ketika muncul krisis
Reputasi tidak dapat dibangun dalam satu hari.
Hubungan dengan media juga tidak ideal jika baru dimulai ketika perusahaan membutuhkan klarifikasi.
Fungsi humas perlu bekerja secara berkelanjutan agar organisasi memiliki fondasi kepercayaan sebelum menghadapi tekanan.
FAQ Tugas Humas
Apa saja tugas humas dalam organisasi
Tugas humas meliputi pengelolaan komunikasi, stakeholder mapping, media relations, penulisan press release, pengelolaan reputasi, komunikasi krisis, media monitoring, event, komunikasi internal, komunikasi digital, hubungan komunitas, serta evaluasi komunikasi.
Apa tugas seorang humas di kepanitiaan
Humas dalam kepanitiaan biasanya menangani hubungan dengan pihak eksternal, media partner, peserta, narasumber, komunitas, dan stakeholder lain yang berkaitan dengan acara.
Apa tugas humas dalam organisasi kampus
Humas organisasi kampus dapat bertugas menjalin kerja sama eksternal, mengelola media partner, publikasi informasi, menjaga hubungan dengan mahasiswa dan alumni, serta menjadi penghubung dengan organisasi lain.
Apa tugas humas dalam KKN
Humas KKN membantu komunikasi dengan perangkat desa, warga, komunitas, sekolah, dan stakeholder lokal. Perannya mencakup koordinasi, penyampaian informasi kegiatan, dan menjaga hubungan antara kelompok KKN dengan masyarakat.
Apa perbedaan tugas humas dan marketing
Humas berfokus pada hubungan dan reputasi organisasi di hadapan berbagai stakeholder.
Marketing lebih berfokus pada pasar, konsumen, produk, dan pencapaian tujuan komersial.
Keduanya dapat bekerja bersama dalam satu sistem marketing communications.
Apakah humas sama dengan public relations
Dalam penggunaan sehari hari di Indonesia, humas umumnya merupakan padanan istilah public relations.
Namun, lingkup kerja modern PR jauh lebih besar daripada hubungan dengan media dan mencakup stakeholder relations, reputation management, issue management, internal communication, serta fungsi advisory.
Kesimpulan
Tugas humas tidak berhenti pada membuat press release, menyebarkan undangan, atau menghubungi wartawan.
Ada 12 tugas pokok yang membentuk pekerjaan humas secara lebih utuh yaitu mengelola komunikasi, memetakan stakeholder, membangun media relations, membuat press release, mengelola reputasi, menangani krisis, melakukan media monitoring, mengelola event, menjalankan komunikasi internal, mengelola komunikasi digital, menjaga hubungan dengan publik, dan mengevaluasi komunikasi.
Konteksnya dapat berbeda.
Humas perusahaan lebih dekat dengan reputasi dan business stakeholder.
Humas kampus serta kepanitiaan banyak berhubungan dengan partnership dan koordinasi eksternal.
Humas pemerintah bekerja dalam konteks pelayanan informasi publik serta koordinasi antarlembaga.
Namun, prinsip dasarnya sama.
Humas membantu organisasi membangun hubungan yang sehat dengan publik melalui komunikasi yang akurat, relevan, dan dapat dipercaya.
Perusahaan yang ingin membangun fungsi PR secara lebih terintegrasi dapat melihat layanan marketing communications Markathing. Saat ini layanan Markathing mencakup Public Relations and Media Strategy, Crisis Communication and Reputation Management, stakeholder engagement, media monitoring, serta impact evaluation.
Untuk konteks yang lebih spesifik pada perusahaan, pembaca dapat melanjutkan ke artikel humas perusahaan yang efektif.
Sementara informasi mengenai pengalaman dan pendekatan tim dapat dilihat melalui profil dan tim Markathing. Tim Markathing memiliki pengalaman lintas government, corporate, dan brand dengan fokus pada strategi komunikasi dan stakeholder.


