Business

,

Markathing Insight

Apa yang Dijual Tolak Angin ke Negara Lain Saat Penyakit Masuk Angin Tidak Ada Secara Medis?

Di Indonesia, produk Sido Muncul dengan tagline “Orang Pintar Minum Tolak Angin” mungkin bisa menggeser konsumsi jamu yang dulunya dianggap kuno, menjadi lebih modern dan cerdas.

Tapi, kalau sudah melintasi berbagai negara, bukankah tidak lagi relevan bagi mereka? Mengingat tidak ada konsep masuk angin di luar negeri? Lantas, bagaimana Sido Muncul memasarkan produk Tolak Angin?



Ternyata, di luar negeri Sido Muncul bukan menjual obat “masuk angin”. Melainkan mereka mensiasatinya dengan menjual komponen-komponen bahan baku yang sudah dikenal secara global, seperti Jahe, Mint, dan Madu.



Ditambah, Sido Muncul tidak hanya menjual komponen bahan baku dengan klaim “bagus untuk kesehatan” melalui resep tradisional, mereka juga berani mengklaim peningkatan Sel T setelah 7 hari konsumsi dan menjual istilah imunitas, sehingga produk mereka berubah menjadi suplemen kesehatan yang mampu meningkatkan imun tubuh.



Dari Tolak Angin kita belajar bahwa, walaupun latar belakang lahirnya obat ini karena penyakit yang hanya ada secara budaya, tapi tidak membatasinya untuk melanglang buana ke berbagai negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *